Rabu, 13 Juni 2012

MAKALAH KESEHATAN DIARE


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pembangunan bidang kesehatan saat ini diarahkan untuk menekan angka kematian yang disebabkan oleh berbagai penyakit yang jumlahnya semakin meningkat. Masalah umum yang dihadapi dalam bidang kesehatan adalah jumlah penduduk yang besar dengan angka pertumbuhan yang cukup tinggi dan penyebaran penduduk yang belum merata, tingkat pendidikan dan sosial ekonomi yang masih rendah. Keadaan ini dapat menyebabkan lingkungan fisik dan biologis yang tidak memadai sehingga memungkinkan berkembang biaknya vektor penyakit (Menkes, 2010).
Penyakit diare yang sering menimbulkan Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti halnya kolera dengan jumlah penderita yang banyak dalam waktu yang relatif singkat. Sampai saat ini, penyakit diare masih merupakan penyebab utama penyakit perut dan kematian pada bayi dan anak-anak.  Saat ini angka kesakitan penyakit diare di indonesia masih sebesar 195/1.000 penduduk dan angka ini menunjukkan bahwa penyakit diare di Indonesia merupakan yang tertinggi di antara negara-negara di ASEAN. Diare adalah salah satu penyebab kematian paling banyak bagi balita, penyakit diare ini membunuh lebih dari 1,5 juta orang/tahun.
Dampak yang paling negatif dari penyakit diare pada bayi dan anak-anak, diantaranya adalah menghambat proses tumbuh kembang anak yang pada akhirnya dapat menurunkan kualitas hidup anak dimasa depan.  Pada dekade 1950-1970-an, di negara-negara berkembang (termasuk indonesia) hanya sekitar 20% etiologi diare akut dapat diketahui.  Pada waktu itu penyakit diare akut di masyarakat (indonesia) lebih dikenal dengan istilah mutah berak “muntaber”.

Penyakit Diare ini mempunyai konotasi yang mengerikan, serta menimbulkan kecemasan dan kepanikan warga masyarakat.  Jika tidak segera diobati, dalam waktu singkat (-+48 jam) Penderita akan meninggal.

Kematian ini dikarenakan hilangnya cairan elektrolit tubuh akibat adanya dehidrasi. Kemudian, diketahui bahwa penyebab muntaber adalah kuman Vibrio Cholera biotype El-Tor dan sesuai dengan nama penyebabnya tersebut maka kejadian wabah yang sering terjadi pada waktu itu lebih populer dengan istilah wabah Cholera El-Tor. Kejadian wabah Cholera El-Tor di indonesia yang pertama kali diketahui terjadi di Makasar (ujung pandang) pada tahun 60-an, dengan menimbulkan sejumlah kematian. Wabah penyakit ini kemudian diketahui sering terjadi di daerah-daerah lain diindonesia.

B. Tujuan
Mengetahui definisi, penyebab diare, peranan yang dapat merugikan manusia, serta mengetahui cara pencegahannya.

BAB II
ISI
A. Definisi Diare
Diare adalah sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terus-menerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Penyakit diare, penderita mengalami rangsangan buang air besar dalam bentuk cairan lebih dari tiga kali dalam satu hari, dan biasanya berlangsung selama dua hari atau lebih. Pada dasarnya, diare merupakan perubahan pola buang air besar (BAB). Baik frekuensinya bertambah atau berubah konsistensinya, dari yang semula padat menjadi lembek atau cair. Bisa juga kedua-duanya. Frekuensi BAB sebanyak 1-3 kali sehari masih dalam batas normal. ”Tapi kalau sudah di atas tiga kali sehari, apalagi disertai perubahan konsistensi, itu bisa dikatakan diare.
B. Jenis-jenis diare
Diare akut : kurang dari 2 minggu
Diare Persisten : lebih dari 2 minggu
Disentri : diare disertai darah dengan ataupun tanpa lender
Kholera : diare dimana tinjanya terdapat bakteri Cholora
C. Yang beresiko tinggi terkena diare
  • Anak dibawah umur 5 tahun
  • Manula
  • Orang yang kekebalan tubuhnya rendah
D. Ciri-ciri / tanda penyakit diare
Kadang – kadang desertai panas
  • Anak cengeng
  • Berak encer terus menerus kadang disertai muntah
  • Badan lemah dan lesu.
  • Sering buang air besar
  • Demam, panas dingin
  • Haus
  • Kehilangan berat badan
  • Dehidrasi (pada bayi ditandai dengan menangis tanpa air mata, popok tetap kering selama beberapa jam).
E. Cara penularan diare
Infeksi oleh agen penyebab terjadi bila makanan / air minum yang terkintaminasi tinja / muntahan penderita diare. Penularan langsung juga dapat terjadi bila tangan tercemar dipergunakan untuk menyuap makanan.
  • Pemakaian botol susu yang tidak bersih
  • Menggunakan sumber air yang tercemar
  • Buang air besar disembarang tempat
  • Pencemaran makanan oleh serangga (lalat, kecoa, dll) atau oleh tangan yang kotor.
  • Faktor kebersihan ternyata ikut andil dalam menyebabkan anak diare. Mulai dari kebersihan alat makan anak sampai kebersihan setelah buang air kecil/buang air besar. Semua yang dapat mengenai tangan anak atau langsung masuk ke dalam mulut anak harus diawasi.
F. Penyebab Diare
  1. Makan tanpa cuci tangan terlebih dahulu
  2. Maminum air yang masih mentah
  3. memakan makanan yang dihinggapi lalat/ makanan yang tercemari bakteri
  4. keracunan makanan/minuman yang disebabkan oleh bakteri maupun bahan kimia
  5. Alergi terhadap susu
  6. Buang air besar di sembarang tempat
  7. tidak menjaga kebersihan sarana mandi, cuci dan jamban
  8. Hewan peliharaan dibiarkan berkeliaran
  9. lingkungan yagn kumuh dan kotor
Lingkungan yang kumuh dan kotor menjadi tempat berkembangbiaknya agen pembawa penyakit diare seperti bakteri (E.coli), virus dan parasit (jamur, cacing, protozoa). Lalat sebagai vector pembawa turut membantu penybaran kuman penyakit diare.
G. Cara mencegah diare
Oarng dapat mencagah diare bila mereka memahami apa penyebabnya dari diare dan bagaimana serta tindakan apa yang dapat dilakukan terhadap penyakit itu, berikut adalah upaya – upaya pencgahan diare :
  1. menjaga kebersihan lingkungan (tidak buang sampah sembarangan, buang air besar di sebarang tempat, dll)
  2. menutup makanan agar tidak dihinggapi lalat
  3. merebus air untuk minum sampai dengan mendidih
  4. memberikan ASI pada bayi
  5. mencuci tangan dengan sabun sebelum makan
  6. mencuci tangan setelah membuang sampah dan membersihkan saluran
  7. mencuci tangan setelah membasuh balita buang air besar
  8. mencuci bahan makanan dan peralatan makan dengan air bersih
  9. penggunaan air bersih yang cukup
  10. hewan peliharaan diberikan kandang
  11. membuang tinaja bayi atau anak kecil di jamban
  12. menjaga kebersihan sarana sanitasi mandi, cuci dan jamban
H. Penanganan Diare
· meningkatan pemberian cairan rumah tangga (kuah sayur, air tajin, larutan gula garam, bila ada berikan oralit)
· meneruskan pemberian makanan yang lunak dan tidak merangsang serta makanan ekstra sesudah diare
· memberikan larutan gula garam
I. Cara Membuat larutan gula garam (LGG)
1. gula satu sendok teh penuh
2. garam ¼ sendok teh
3. air masak 1 gelas
4. campuran diaduk sampai larut benar
J. Cara membuat oralit
  1. sediakan 1 gelas (200 ml) air yang telah dimasak / air teh
  2. masukan 1 bungkus bubuk oralit kedalam gelas
  3. aduk sampai larut benar
TAKARAN PEMBERIAN ORALIT
Umur
Jumlah Cairan
Di bawah 1 thn
3 jam pertama 1,5 gelas selanjutnya 0.5 gelas setiap kali mencret
Dibawah 5 thn(anak balita)
3 jam pertama 3 gelas, selanjutnya 1 gelas setiap kali mencret
Anak diatas 5 thn
3 jam pertama 6 gelas, selnjutnya 1,5 gelas setiap kali mencret
Anak diatas 12 thn & dewasa
3 jam pertama 12 gelas, selanjutnya 2 gelas setiap kali mencret(1 gelas : 200 cc)



BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Penyakit diare merupakan penyakit yang berbahaya.
2. Apabila anak sudah terjangkit penyakit diare maka harus segera ditangani dengan pergi ke Puskesmas atau penanganan sementara dengan larutan gula garam (LGG) / oralit
3. Makanan sehat mendukung pencegahan penyakit diare.

B. SARAN
1. Sebaiknya ibu muda, saat anaknya mengalami diare dilarang menggunakan pempers, agar mencret anak terkontrol berapa kali mengeluarkan kotoran.
2. Kebiasaan sederhana mencuci tangan dengan sabun
3. Pemberian makanan bersih sehat sangat mendukung untuk pencegahan penyakit diare.
4. Pada balita sebaiknya pemberian ASI minimal 6 bulan.
5. Gunakan air bersih untuk memasak
6. Rebus air sebelum diminum
7. Buang air besar pada jamban.

PERMAINAN PENJAS SD

MACAM-MACAM PERMAINAN YANG BISA DIGUNAKAN DI PENJAS



Melalui permainan yang menarik seorang siswa akan mengikuti pembelajaran penjas dengan perasaan yang senang. Untuk itu guru penjas dituntut lebih kreatif dalam menciptakan permainan-permainan dalam pembelajarannya dan juga mengetahui teori bermain dalam penjas. Berikut contoh permainan-permainan yang dapat dikembangkan dalam penjas.

a. Menarik ular.
Anak dibagi dalam kelompok, kelompok harus dibuat genap, karena tiap dua kelompok diharuskan berebut menarik ular. Anak yang paling depan pada tiap kelompok yang berhadapan saling berpegangan tangan dengan dua tangan. Anak yang ada dibelakang berpegang pada pinggang temannya yang ada di depannya. Tapi kepala ular pada kesiapannya harus berdiri pada garis batasnya. Guru memberi aba: Siap ....... Ya. Mulailah kedua kelompok yang saling berhadapan saling menarik kelompok lawannya. Regu dianggap menang, bila dapat menarik lawan sehingga anak yang paling depan dari lawannya menginjak garis batas kelompoknya, atau ikatan pegangan dari lawannya terlepas.
Permainan tersebut sangat baik bagi klas III keatas.Sifat permainan, latihan kekuatan otot lengan dan tungkai, serta memupuk kerja sama antar anggota kelompok.
b. Menjala ikan
Dua kelompok yang masing-masing terdiri dari lima orang anak, bertugas sebagai jala, dan sisanya sebagai ikan. Ikan dianggap terjala bila dapat dilingkari oleh jala dengan saling berpegang tangan. Ikan yang terjala dibawa ke kolam penyimpanan bila telah berjumlah lima orang, sebuah jala dapat diganti. Ke dua jala dapat segera menjadi satu bila kiranya dipandang perlu untuk menjala ikan yang lebih banyak.
Pemainan ini dapat dimainkan oleh anak klas I sampai klas VI, bagi anak klas rendah permainan ini dapat menapakan latihan daya tahan dan kelincahan, sedang bagi anak klas tinggi sekolah dasar merupakan latihan pemanasan.
c. Adu kuat.
Klas dibagi lima, dan tiap kelompok memasuki lingkaran yang sudah disediakan. Tiap anak dalam satu kelompok saling bermusuhan, dengan berusaha mengeluarkan lawan dari lingkaran. Cara mengeluarkan lawan hanya boleh mendorong dengan bahu, yang harus dikenakan dengan bahu lawan salah satu kaki harus selalu diangkat dan ditekuk ke atas, serta dipegang dengan tangan yang searah dengan kaki yang ditekuk. Siku tangan yang lain harus tetap melekat pada pinggang. Anak dianggap kalah bila menginjak garis lingkaran, atau ke luardari lingkaran Anak yang kalah harus menunggu di luar sehingga adu kuat selesai, ialah tinggal ada seorang pemain saja yang ada di dalam lingkaran. Bila tiap lingkaran sudah dapatditentukan pemenangnya, dilanjutkan dengan perebutan gelar. "raja kuat" dengan mempertandingkan para pemenang kelompok. Permainan ini sangat baik bagi anak klas tinggi sekolah dasar. Sifat latihan kekuatan, dan keseimbangan.
d. Berburu kijang.
Lapangan lebih kurang 7 x 7 m. Alat sebuah bola atau dua buah bola untuk bola tangan atau bola tenis. Delapan orang anak bertugas sebagai penembak, sedang sisa siswa yang lain berperanan sebagai kelinci. Tembakan harus dilakukan dengan lemparan ayunan bawah, yang dilakukan dengan menginjak garis lapangan, pada tiap sisi lapangan ada dua orang penembak. Bila kijang kena tembak, ganti menjadi Permainan ini dapat dimainkan oleh anak dari klas I sampai klas VI. Sifat permainan, kelentukan sendi bahu dan koordinasi para penembak, serta kelincahan dari kelentukan bagi para kijang untuk menghindari tembakan.
e. Tiga serangkai
Anak membuat kelompok yang terdiri dari tiga orang. Mereka mengaitkan kaki kanannya dibelakang pangkal paha mereka, dengan ketinggian kira-kira setinggi pangkal paha, sehingga mereka berdiri di atas kaki kirinya. Setelah kaitan dianggap baik lomba dapat dimulai. Dengan irama tepukan tangan para peserta lomba anak dalam satu kelompok itu berjengket seirama dengan tepukan tangan, sambil mengucapkan sair atau nyanyian. Adapun sair itu sebagai berikut:
" Satu hati, satu hati "
" Seirama satu gerak "
" Kena badai tersiram air "
" Tidak goyah tetap tegak "
Irama dapat dipercepat, sehingga jengket mereka dapal makin cepat pula. Regu yang kaitan kakinya lepas dianggap kalah.
Permainan ini dapat dimainkan untuk klas I sampai klas VI. Sifat permainan ini; latihan kekuatan otot tungkai, koordinasi, dan kerjasama antar teman
Banyak teori dikembangkan untuk menerangkan tentang bermain. Tiap teori yang dirumuskan kebanyakan menyinarkan semangat, dan menggambarkan kekuasaan pada saat teori permainan itu dirumuskan. Adapun teori tersebut merupakan pendapat para pakar psikologi dan biologi. Ada pula yang mengkategorikan teori- teori ini dalam kelompok teori klasik, sebab teori- teori ini kebanyakan diutarakan sebelum abad ke dua puluh. Bigot, Kohnstam dan Palland (1950 : 272-275), dan Rob dengan Leertouwer (1990 : 17-19) mengutarakan beberapa pendapat para pakar tentang bermain sebagai berikut :

1. Teori rekreasi atau teori pelepasan

Teori ini diutarakan oleh bangsa Jerman, yang bernama Schaller dan Lazarus, menerangkan bahwa permainan itu merupakan kegiatan manusia yang berlawanan dengan kerja dan kesungguhan tiidup, tetapi permainan itu merupakan imbangan antara kerja dengan istirahat. Orang yang merasa penat, ia akan bermain untuk mengadakan pelepasan agar dapat mengembalikan kesegaran jasmani maupun rokhani.

2. Teori surplus atau teori kelebihan tenaga

Teori ini diutarakan oleh Herbert Spencer, seorang bangsa Inggris, ia mengatakan bahwa kelebihan tenaga (kekuatan, atau vitalitas) pada anak atau orang dewasa yang belum digunakan, disalurkan untuk bermain. Kelebihan tenaga dimaksudkan sebagai kelebihan energi, kelebihan kekuatan hidup, dan vitalitas, yang dianggap oleh manusia untuk memelihara lewat permainan.

3. Teori teleologi.

Karl Groos, seorang bangsa Jerman, mengatakan bahwa permainan mempunyai tugas biologik, yang mempelajari fungsi hidup sebagai persiapan untuk hidup yang akan datang. Pengutaraan teori ini merupakan pengutaraan yang paling terkenal dan pengutaraan tentang permainan yang dapat diterima.

4. Teori sublimasi

Teori ini diutarakan oleh seorang bangsa Swis yang bemama Ed Claparede. Ia mengutarakan bahwa permainan bukan hanya mempelajari fungsi hidup (teori Groos), tetapi juga merupakan proses sublimasi (menjadi lebih mulia, tinggi, atau indah), ialah dengan bermain, insting rendah akan menjadi tingkat perbuatan yang tinggi.

5. Teori Buhler

Carl Buhler seorang Jerman, mengatakan bahwa permainan itu kecuali mempelajari fungsi hidup (teori Groos), juga merupakan "Funktion Lust" (nafsu berfungsi), dan juga merupakan "Aktivitats Drang" (kemauan untuk aktif). Selanjutnya ia mengatakan bahwa bila perbuatan seperti berjalan, lari, dan lompat itu mempunyai kegunaan bagi kehidupannya kelak, di samping itu haruslah anak mempunyai kemauan untuk berjalan, lari, dan lompat.

6. Teori Reinkarnasi

Di samping ke lima teori tersebut, ada suatu teori lain yang masih banyak dibicarakan orang ialah teori reinkamasi. Adapun maksud teori tersebut ialah bahwa anak-anak selalu bermain dengan permainan yang dilakukan oleh nenek moyangnya. Jadi anak selalu bermain pernlainan yang telah dilakukan orang-orang terdahulu. Teori ini sebenarnya telah usang karena sekarang banyak anak bermain dengan permainan baru sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Teori bermain yang tersebutkan tadi merupakan sebagian dari usaha penelaahan tentang bermain yang kiranya dapat digunakan dalam usaha Pendidikan. Teori yang bermacam-macam itu masing-masing berdiri sendiri-sendiri, tidak ada perkaitan antara yang satu dengan yang lain, namun juga tidak bertentangan.Memang ada beberapa teori yang sedikit mencakup dan menerima teori yang lain dan membubuhi teorinya sendiri sehingga menjadi teori yang lebih baik. Ada juga para pakar lain yang mengkritik teori-teori tadi, tetapi perkembangan teori bermain sebagai wahana Pendidikan banyak sedikitnya didorong atau dijiwai oleh teori-teori klasik ini. Adapun beberapa pendapat tentang teori bermain sebagai wahana Pendidikan dibicarakan pada bagian berikut ini.

MAKANAN KHAS UNTUK LEBARAN




"Keciput Panjang" itulah nama makanan khas ini.. makanan ini banyak diproduksi di daerah "wetan" seperti Kudus dan Mojokerto... Rasanya empuk dan nyami bgt...
beda dgn yang dibuat sana sini "atos" (keras) karena kandungan airnya banyak... produk ini juga isa di dapet di kota Solo dan sekitarnya lho... tepatnya di desa Jipangan, kecamatan Banyudono, Boyolali. Deket dengan pusat pasar Pengging... Harga per kilonya 40rb... bisa pesen juga langsung dr home industrinya... Hub. 085640701796
PONDOK PESANTREN AL MANSHUR WONOSOBO


PP  AL MANSHUR merupakan salah satu pondok2 yang ada di kota WONOSOBO. Letak PP ini sangat stategis karena berada di tengah2 kota Wonosobo. Tepatnya di jalan masjid no. 14 Wonosobo. Pondok pesantren ini diasuh oleh KH. Ahmad Chaidar Idris. Pondok Pesantren ini merupakan pondok semi modern. Jadwal mengaji pun dilakukan 4 kali dalam sehari, yaitu ba'da Subuh dan ba'da Magrib mengaji Qur'an dan ba'da ashar dan Isya mengaji kitab. Kitab yang dipelajari sesuai dengan jadwal yang ada di pesantren. Safinatus solah, sifaul janan, Tufathul athfal, Durorul Bahiyah, Khulashoh nurul yaqin, Akhlaqul Banat, Jawahirul Kalamiyah, Riyadhus solihin, dll...
tempat yang stategis di tengah kota yang nyaman, akses yang mudah, penyediaan sekolah umum dan rasa kekeluargaan yang kental membuat para santri tentram dan semangad dalam belajar. Mudah - mudahan ilmunya manfaat... amiin

 
PENGASUH
KH. AHMAD CHAIDAR IDRIS

DEWAN ASATIDZ
H. Burhanuddin Yusuf
Lutfan Muntaqo
Tia 

LURAH
Rahmanto

SEKRETARIS
Ahmad Abda’u Rizki

BENDAHARA
Isro Al Mi’roj
Sutriyah

DEPARTEMEN KEAMANAN
Manshur Maulana
Bena Safriana
Khorotun Nisa

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN AKTIVITAS
Hendra Firmansyah
Windar Lisyanti

DEPARTEMEN KEBERSIHAN DAN PERLENGKAPAN
Ahmad Lutfi
Nur Rahayu

KATA - KATA MOTIVASI

KATA - KATA MOTIVASI

Hidup adalah sebuah permainan yang kan terus berjalan hingga game over...

Kebaikan dalam kata-kata menciptakan kepercayaan
kebaikan dalam berfikir menciptakan sesuatu yang besar
kebaikan dalam memberi menciptakan "cinta".

Orang yang sukses adalah orang yang semangad / optimis disaat tidak ada harapan.
sedang orang yang gagal adalah orang yang pesimis disaat masih banyak kesempatan.

Selalu ada jalan untuk melakukan yang lebih baik. temukanlah!

Hidup akan lebih berarti jika kita selalu berusaha untuk tumbuh meraih cita-cita.

Hal yang terbaik adalah berperan denan penuh percaya diri di panggung teather, tak peduli betapa kecilnya peran anda.

Jangan mengambil keputusan yang salah, karena lawan mengambil keputusan yang benar.

Tiada prestasi tanpa disiplin!

Kalahkan dirimu sendiri, sebelum mengalahkan orang lain!

Kesempatan itu harus diciptakan...

Tidak ada hal yang final. Semua masih bisa berubah. Ynag terlihat sebagai ujung jalan, bisa jadi merupakan sebuah tikungan.

Orang sukses tak pernah berputus asa, dia melakukan kesalahan, tetapi mereka tidak pernah menyerah.

Hal yang harus dicoba ketika semuuanya gagal adalah mencobanya kembali.

Untuk menang anda harus terus berada dalam permainan.

Anda tidak bisa menyebrangi lautan hanya dengan memandang airnya.

Kehidupan akan selalu menjadi nilai yang berarti jika kita dapat mengisinya.

Usaha yang konsisten dan sungguh-sungguh akan menyingkirkan rintangan

Kemenangan besar kita bukanlah tidak pernah gagal, tapi bangkit setiap kali kita menghadapi kegagalan.

Jika anda menutup mata untuk sebuah tujuan, maka rintanganlah yang akan anda temukan.

Berbagai kegagalan adalah cicilan untuk mendapatkan sebuah kemenangan.

Patient is the key to stand in life.

Terus bergerak, berekspresi dan berevolusi.

Tak ada yang sukar bagi yang punya kemauan.

Yang tertulis akan abadi, yang diucap akan lenyap bersama angin

Waktu senggang tanpa kesibukan adalah mati.

Sesungguhnya manusia tidak akan mendapatkan melainkan apa yang ia usahakan.

Jadikan hidupmu datangnya membawa jumlah dan perginya mengurangi jumlah.

Hal yang terpenting di dunia ini bukanlah dimana kita berada, tapi kearah mana kita sedang bergerak.

Selalu ada jalan jika saya mempunyai komitmen.

Barang siapa menaiki tangga, ia harus mulai dari anak tangga pertama.

Ketika anda berdiri untuk belajar, anda berhenti untuk maju.

Jangan takut kalo cuma berkembang perlahan, tapi takutlah kalo kita cuma diam saja.

Banyak orang gagal karena terlalu percaya pada sukses pertamanya.

Berani menghadapi kegagalan dan mulailah lagi!

Orang - orang sukses sebenarnya mengikuti nasihat - nasihat yang juga berlaku bagi orang lain.

Hari - hari terpanjang adalah hari dimana andai memulainya dengan gerutuan.

Dunia membutuhkan lebih banyak hati yang hangat dan lebih sedikit kepala yang panas.

Buatlah setiap hari berharga, jangan cuma menghitung hari.